Prof Amzulian

Prof Amzulian Rifai SH LLM PhD, Dekan Fakultas Hukum UNSRI 2009-2013

------------------------------------

Menggapai Amanah,

Hadapi

Tantangan Berat

Pemilihan Dekan Fakultas Hukum Unsri dilaksanakan pada 15 Desember 2008 diikuti empat orang calon. Yaitu Prof Amzulian Rifai SH LLM PhD, Rasyid Ariman SH MH, Achmad Romson SH MH LLM dan Dr Zen Zanibar SH.MH. Pemilihan dilakukan oleh 27 orang anggota senat Fakultas Hukum Unsri.

Dengan empat orang calon, membuat pemilihan harus dilakukan dua putaran. Putaran pertama menentukan tiga calon. Karena tidak ada kandidat yang berhasil mendapatkan suara 50%+1 maka dilakukan pemilihan tahap kedua.

Pada tahap pertama, dari 27 anggota senat yang semuanya hadir, didapati hasil perolehan suara: Prof Amzulian Rifai (17 suara) Rasyid Ariman (3 suara), Achmad Romson (5 suara) dan Dr Zen Zanibar (2 suara). Dengan demikian pemilihan hanya dilakukan untuk satu putaran saja dengan pemenang Prof. Amzulian Rifai.

Siapa Prof Amzulian Rifai? Dia adalah mantan mahasiswa teladan Fakultas Hukum Unsri 1988 dan pernah menjadi dosen berprestasi Universitas Sriwijaya 2004. Pernah juga mendapatkan Publication Award dari Monash University, Australia tahun 2000. Profesor Hukum Tata Negara ini sejak awal diprediksi banyak orang bakal menjadi Dekan Fakultas Hukum Unsri.

Kepada sumatera ekspres Prof. Amzulian menyampaikan apresiasi terhadap keputusan anggota senat untuk menjatuhkan pilihan kepadanya. Proses pemilihan yang sangat demokratis jauh dari campur tangan dari pihak manapun dan dalam bentuk apapun. Berkali-kali dikemukakan bahwa ketiga calon lainnya adalah pribadi yang unggul dibidangnya masing-masing, sudah sangat dikenal pula sepak terjangnya di UNSRI namun ternyata amanah untuk memimpin fakultas hukum Unsri periode 2009-2013 itu diserahkan kepada Prof. Amzulian Rifai.

Namun Prof Amzulian juga mengakui mendapat tugas berat untuk memimpin Fakultas Hukum Unsri yang memiliki alumni cukup banyak dan berkiprah secara nasional. Disadarinya ada beberapa tantangan berat yang harus dihadapi diantaranya adalah: terjadinya penurunan akreditasi BAN dari A menjadi B, menurunnya kualitas lulusan, tidak sebandingnya rasio antara dosen dan mahasiswa (terlalu banyak mahasiswa, terlalu sedikit dosen), fasilitas yang kurang memadai, rendahnya aktivitas mahasiswa, minimnya kiprah Fakultas Hukum Unsri ditingkat nasional dan internasional.

Dia juga menyadari bahwa bukan persoalan mudah merubah semua keadaan itu untuk menjadi lebih baik. Prof.Amzulian memulainya dengan menawarkan visi dan misi fakultas hukum yang diperkirakan mampu memperbaiki semua kekurangan tersebut.

Visinya, yaitu menjadikan Fakultas Hukum Unsri terdepan, berwawasan dan berdaya saing internasional serta menghasilkan lulusan sarjana hukum yang responsif terhadap perkembangan masyarakat, bangsa dan negara.

Misi: menyelenggarakan administrasi pendidikan tinggi hukum yang modern dan efisien sejalan dengan perkembangan teknologi dan informasi, menjalin jaringan kerjasama yang luas di tingkat daerah, nasional dan internasional, menyelenggarakan pendidikan tinggi kearah masyarakat berwawasan hukum dengan sistem dan suasana pendidikan yang kondusif dan tenaga pengajar yang berkualitas.

Secara khusus Prof Amzulian menerbitkan buku berjudul “Menggapai Amanah” yang berisi 10 program utama apabila terpilih sebagai Dekan Fakultas Hukum Unsri periode 2009-2013. Dalam buku berwarna hijau muda tersebut tertulis beberapa program kerja.

Program tersebut terdiri dari lima bagian yaitu: bagian I bertujuan untuk meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Pengajaran serta suasana kerja yang kondusif. Bagian II, berupaya meningkatkan minat dan kemampuan bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Program ketiga bertujuan menjadikan fakultas Hukum Unsri terdepan dan “go international” melalui peningkatan fasilitas dan aktivitas mahasiswa. Program yang ke-empat adalah meningkatkan kerjasama dalam segala bidang. Bagian kelima adalah meningkatkan kesejahteraan dan terciptanya suasana keakraban antar dosen dan karyawan.(Neni)

Profil

Nama : Prof. Amzulian Rifai

T.Lahir/Usia : Desa Muarakati,Musi Rawas, 44 tahun

Istri : Ir. Elmawaty binti Sofyan Saleh

Anak-anak : 1. Aussielia Rifai (P/SMP Negeri 1 Palembang)

2. Bimasena Rifai (L/SMP Negeri 1 Palembang)

3. Fatony Rifai (L/SD Islam Az-Zahrah)

4. Admiral Raditya Rifai (L/ TK Cerdas Bangsa)

Pendidikan : S1 Fakultas Hukum UNSRI 1988, S2 Melbourne University, Australia

1995, S3 Monash University,Australia, 2002

Training Hukum: Strasbourg Perancis, 1996, Oxford University, 1997,Birmingham

University, 1998, Lund University, Swedia-2004, Petroria

University,Afrika Selatan, 2005.

Hobby : Menulis, badminton dan travelling

Publikasi : 410 artikel opini, 17 buku, 385 makalah

Motto : Suci dalam fikiran, perkataan dan perbuatan.

Pegang Beberapa Jabatan

Saat ini Prof. Amzulian Rifai masih menjabat sebagai Ketua Program Studi Ilmu Hukum Program Pascasarjana Unsri disamping sebagai Sekretaris Senat Universitas Sriwijaya. Aktif juga sebagai konsultan beberapa pemerintah daerah/ swasta, aktif menulis dibeberapa media.

Prof Amzulian beristrikan Ir Elmawaty binti H.Sofyan Saleh lulusan Fakultas Pertanian Unsri yang berusia 5 tahun lebih muda. Pria berkacamata ini dilahirkan di Desa Muarakati Kabupaten Musi Rawas, sementra istrinya berasal dari Desa Minanga Ogan Komering Ulu.

Pernikahannya dengan pujaan hati, membuahkan empat orang anak. Tertua Aussielia Rifai kelas 3 SMP Negeri 1 Palembang, kedua putra Bimasena Rifai kelas 1 SMP Negeri 1 Palembang, ketiga Fathony Rifai kelas 5 SD-Azzahrah, dan Admiral Raditya TK-Cerdas Bangsa.

Bagi Prof. Amzulian Rifai jabatan Dekan adalah amanah yang didapat dari para anggota senat Fakultas Hukum Unsri. Amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.

Walaupun diakui bahwa tidak mudah menjalankan amanah itu. Banyak faktor yang sangat menentukan berhasil tidaknya menjalankan amanah itu. Beliau tidak berani memastikan pasti dapat menjalankan amanah tersebut. Itu sebabnya beliau menyatakan: “Saya hanya berusaha menggapai amanah itu,” ujarnya.(Neni)

Comments